Cara Konfigurasi Nginx Web Server di Debian 12 via VirtualBox
Di blog kali ini, kita bakal coba setup web server Nginx buat testing pakai IP DHCP dan static 200.100.100.2/26
. Kita bakal modifikasi file default di /var/www/html/index.nginx-debian.html
. Langsung aja kita mulai!
1. Install Nginx
Pertama-tama, pastiin Nginx udah ter-install. Kalau belum, tambahin dulu pakai command ini:
apt update && apt install nginx -y
Setelah selesai, cek apakah service-nya jalan:
systemctl status nginx
Kalau statusnya menunjukkan active (running), berarti udah siap.
2. Testing Pakai IP DHCP
Set adapter network ke bridged. Lalu cek IP yang didapat dari DHCP dengan command ini:
ip a
Dari hasilnya, cari IP address, misal 192.168.43.68
. Selanjutnya, buka browser dan akses IP ini:
http://192.168.43.68
Kalau muncul halaman default Nginx, berarti konfigurasi sukses.
3. Testing Pakai Static IP
Sekarang coba ubah IP ke static. Ganti setting adapter jadi host-only. Edit konfigurasi network dengan command ini:
nano /etc/network/interfaces
Tambahkan konfigurasi seperti ini:
iface {nama_interface} inet static
address 200.100.100.2/26
Restart jaringan untuk menerapkan konfigurasi:
systemctl restart networking
Cek IP-nya lagi dengan ip a
. Kalau udah sesuai, akses IP static ini:
http://200.100.100.2
Halaman defaultnya bakal muncul.
4. Edit Halaman Default
Sekarang coba ganti isi halaman default. File-nya ada di:
nano /var/www/html/index.nginx-debian.html
Misalnya ganti isinya jadi kayak gini:
<h1>Nginx tutorial</h1>
Simpan, lalu refresh browser. Halaman default akan berubah seperti ini:
Penutup
Itu dia cara testing web server Nginx dengan IP DHCP dan static, plus edit halaman defaultnya. Mudah-mudahan bermanfaat. Kalau ada yang kurang jelas, langsung aja tulis di kolom komentar. Selamat mencoba!
Comments