Cara Konfigurasi File Server di Debian 12 via VirtualBox
Di blog kali ini kita bakal membahas cara setup File Server Samba di Linux untuk berbagi folder dengan konfigurasi custom. Langsung aja kita mulai
1. Install Samba
Pastikan Samba sudah terpasang di sistem. Kalau belum, install dengan perintah berikut:
apt update && apt install samba -y
Setelah itu, cek status Samba:
systemctl status smbd
Kalau statusnya active (running), berarti Samba sudah berjalan dengan baik.
2. Buat Folder untuk Dibagikan
Buat folder yang akan dibagikan, misalnya /home/share
:
mkdir -p /home/share
Atur izin akses ke folder agar bisa digunakan oleh Samba:
chmod -R 0777 /home/share
3. Edit Konfigurasi Samba
Edit file konfigurasi Samba:
nano /etc/samba/smb.conf
Di bagian bawah file, tambahkan konfigurasi berikut:
[share]
path = /home/share
writable = yes
create mask = 0777
directory mask = 0777
public = no
Konfigurasi ini akan membuat folder dapat diakses user tertentu dengan izin penuh (read, write, execute).
4. Tambahkan User Samba
Buat user baru untuk mengakses folder, misalnya sambauser
:
adduser sambauser
Tambahkan user ini ke database Samba:
smbpasswd -a sambauser
Masukkan password sesuai kebutuhan.
5. Restart Samba
Simpan perubahan dan restart Samba agar konfigurasi diterapkan:
systemctl restart smbd
6. Uji Akses
Pada komputer lain di jaringan yang sama, buka File Explorer dan masukkan alamat ini:
\\IP-Server\share
Ganti IP-Server dengan alamat IP server kamu (cek dengan ip a
, misalnya 192.168.43.68
).
Masukkan username sambauser
dan password. Jika berhasil, kamu akan melihat isi folder /home/share
.
Penutup
Itulah langkah-langkah untuk setup File Server Samba. Semoga tutorial ini membantu, dan jangan ragu untuk bertanya jika ada kendala!
Comments